Senin, 13 Juni 2016

Something about him, about me..

Detik ini gue pengen banget nulis, tapi belum punya tema spesifik.
Jadi tulisan selanjutnya yang Anda sekalian baca ini bener-bener apapun yang lewat di pikiran gue, and it can be anything.

Pagi ini seperti biasa, di sela gue menunggu hasil reviu kerjaan, selain browsing baca berita yang isinya ya begitu begitu aja, masih tentang kemelut partai, masih tentang geng motor, begal, yang terbaru paling tentang apa tuh piala Eropa atau apa ya gue nggak ngerti, gue juga ngetrack belanjaan gue di onlineshop udah sampe mana. Since gue ngerasa belanja di olshop itu asyik, gue jadi sedikit ketagihan but nggak segitunya juga sih, cuma beberapa kali ini dan itupula barangnya kecil-kecilan, karena pada dasarnya gue nggak suka belanja emang. For your information nih, gaji gue itu abisnya cuma di makan, eh bukan gaji gue juga ding, gaji suami gue, haha. Secara gue kan istri, yang menerima dengan ikhlas uang dari suami gue, nah buat makannya tetep pake uang dia, ha! Intinya nggak mau rugi gue, hoho.
Tapi karena dasarnya dia juga suka makan, jadi asik asik aja kita berdua icip icip sana sini.

Well, walaupun ada aja yang ngerecokin gue buat masak, keluarga gue terutama, secara mereka tau banget gue hampir nggak pernah masak selama dulu single. But, hellowww, nggak perlu kan  gue heboh nunjukin kalau gue bisa. Lagipula my-never-complained-husband ini juga fine-fine aja kok. Padahal dia lho yang ngerasain gue masak atau enggak, dia lho yang kelaperan kalau gue masak atau enggak, bukan mereka, bukan kalian. Jadi, gue slow aja. Seperti biasa.

Tulisan setelah ini akan sedikit berbau show off ya, eh tapi ya biar deh, mumpung punya.
Gue ngerasa bersyukur banget intinya, nggak habis-habisnya bersyukur, dikasih suami yang nggak komplainan, nerima banget gue yang sebusuk ini, yang sabar banget nanggepin istrinya yang has so many things to be thrown out from her mind, yang siap jawab pertanyaan-pertanyaan gue tentang agama yang mana gue juga masih belum ngerti apa-apa, dan banyak hal lainnya.
Gue bahkan selalu mengulang pertanyaan, how cant i fall in love with this so adorable man?
Lebay?
Berarti something wrong with yours, oops, haha..

Btw, ada yang udah nonton film "My Stupid Boss"? Most of you pasti udah nonton, dan most of you pasti ketawa abis-abisan pas nonton film itu, entah ngerti sama joke-nya atau cuma ikut-ikutan.
Kenapa gue tanya itu? Nggak papa sih, cuma gue akan bilang how menyebalkan-nya salah satu tokoh di film itu bukan apa-apa dibanding yang hampir setiap hari gue temuin. I'm playing safe dengan tidak menyebut to the point #kedip mata. Makanya pas nonton film itu, yes i laughed but untuk sebelnya biasa aja, bahkan i said to my husband "I have already felt the worst" too much sih, tapi emang gitu, almost.
Curhat ini dalam rangka menunggu reviu-an yang entah dianggep atau enggak, gue sih secara bola panas nggak di tangan gue ya gue kena asas praduga tak bersalah. Ya nggak?
Then panjang umur, barusan dikasih tau reviu-nya. Dan yaa i will be back soon after i finish this work first..

current mood


Tidak ada komentar:

Posting Komentar