Jumat, 26 Agustus 2016

up and down~

Then setelah gue update windows, the sticky notes have gone, dissapear!
Gue kira bakal ilang draft tulisan yg udah muncul di blog, ternyata enggak, hoho..
Ini ceritanya ngisi waktu banget biar nggak gabut, walaupun sebenernya tetep gabut, secara gue lagi recovery.
Iya guys, gue sakit.

Nggak penting penting amat kabar kalau gue sakit sebenernya, yg penting adalah kalian tetap perhatian sama gue baik saat gue sehat maupun saat gue sakit. Intinya kok sama aja ya, hahaha~

Kemarin dimasukin emergency unit gitu gue, secara udah meringis meringis gara-gara -trus gue lupa bahasa inggrisnya pinggang apa-malah ingetnya bahasa inggrisnya wraist which is itu artinya pergelangan tangan- penting titik.


ouch!

By the way ngomongin bahasa inggris, gue ada cerita yg lumayan up and down rasanya.
Jadi kemarin kemarinnya lagi, gue diundang ikut in house training di kantor, gue baca-baca dan nangkepnya sih temanya itu tentang beasiswa, sharing knowledge aja.
Tapi ternyata jeng jeng jeng, pas gue masuk ruangan acaranya udah ada yg cas cis cus ngemeng english di depan. Ngobrol gitu.

Langsung gue curiga, man! ini sebenernya mau ngapain?
Bukan apa-apa, terahir kali gue belajar-dengan buku dan all the rules- itu pas kuliah semester 3/4. It means couple years ago, udah zaman kapan nggak ngerti lagi.
Dan asli gue nggak siap.
Gue tidak mempersiapkan diri gue untuk atmosfir belajar, bahasa inggris pula.
Perasaan gue langsung ke TOEFL, TOEIC, PBT, IBT, dan thi thi lainnya. Padahal, boleh percaya boleh enggak, gue never touched all of that things before. Serius!
Kenapa? Kok bisa?

Ya karena gue bisa -dikit dikit- bahasa inggris itu gara-gara otodidak. I really dont care about the patterns, the formulas, the tenses, blah blah. Kalau nggak kepaksa biar lulus sekolah, cie yg dulu anak sekolahan, sekarang udah punya gelendotan yaa. Eh tapi yg ngeglendotin belom ada, hiks doanya dong. Itu gelendot-gelendot bahasa apa deh ya please.

Back to english training, ya ternyata training-nya full about and using bahasa inggris.
Gue down-nya karena gue nggak prepare dan gue kaget.
Gue up-nya karena, karena, karena apa yaaa.
Karena lecturernya asik banget you know.
I understood almost all of the things he said, di samping karena dia juga orang pribumi, dia mungkin ngerti kalau murid-muridnya ini agak ngah ngoh, khususnya gue ding, yg lain mah expert from the sky to the earth, halah.
Jadi dibahas lah itu la la la, gue lupa apaan, karena gue lemah banget mikir gituan huhu.
You no think that gue pura-pura nggak ngerti kan?
Karena nyatanya gue emang nggak ngerti, tapi masalahnya gue pinter jadi gimana dong..
Hahaha maap yaa, udah lama gue nggak ngeror. Kangen. u u uuuu jijay, hahaha.
Hikmah yg pasti bisa diambil dari training itu adalah orang Indonesia sangat menjunjung tinggi gotong royong, sayangnya nggak cuma untuk kebaikan, but for the bad things too. Ckck itu tidak baik ya guys, jangan dibudidayakan, ikan kali.
Fyuh digetok trainer-nya ini gue salah masukin materi ke otak. Ya udah lah ya, kata dia yg penting ada yg dibawa pulang daripada nothing.

Gue nulis sambil ngemut coklat, buat netralisasi efek samping obat. Nggak jelas banget obatnya.

Abis ngadem beberapa jam di UGD, gue dapet hasi lab-nya dan obat buat perawatan di rumah. Baru dua hari minum obat, udah lumayan nggak sakit, tapi efek sampingnya ya itu nggak enak. Jadi gue putuskan untuk stop obatnya, secara itu bukan antibiotik juga jadi nggak papa.

So, gimana kabarnya?

Hope you are just fine and stay happy.
Gue di sini lagi rata-rata air, bergelombang, pasang surut, ya macam itulah.
Tapi gue bersyukur, nggak abis-abisnya untuk suami yg selalu stand by my side.
Ayo yah kapan jalan jalan lagi? Ditoyor gue.


on our way to Djogja..

Sebentar lagi mau tutup warung, trus mau nonton tanding basket nonton tim kantor gue main. Yok menang yok. Eh lupa nganterin berkas ke kepegawaian gue, fyuh mari kita encok-encok naik ke atas.

Bye guys, see yaaa~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar